0%
Sabtu, 02 Mei 2026 19:38

Lompat 43 Peringkat, Makassar Kini Masuk Jajaran Kota Paling Toleran di Indonesia

Editor : Chale
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan perwakilan pemangku kepentingan terkait usai menorehkan prestasi dalam Indeks Kota Toleran 2026, Sabtu (2/5/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan perwakilan pemangku kepentingan terkait usai menorehkan prestasi dalam Indeks Kota Toleran 2026, Sabtu (2/5/2026).

Kota Makassar raih peringkat 10 besar Indeks Kota Toleran (IKT) nasional. Lonjakan 43 peringkat ini buktikan komitmen Pemkot Makassar menjaga keberagaman dan harmoni sosial.

MAKASSAR, portalmedia.id — Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di level nasional. Berdasarkan rilis terbaru Indeks Kota Toleran (IKT) oleh SETARA Institute di Jakarta, Rabu (22/4/2026), Makassar resmi menembus peringkat 10 besar sebagai kota dengan tingkat toleransi terbaik untuk kategori kota berpenduduk di atas satu juta jiwa.

Pencapaian ini merupakan lonjakan drastis bagi Kota Makassar. Jika pada tahun 2024 berada di posisi ke-52, kini Makassar sukses melompat 43 peringkat ke posisi ke-9 nasional. Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Ismail Hasani, menilai kemajuan ini menunjukkan adanya perbaikan nyata dalam praktik dan kebijakan yang mendukung toleransi serta pengelolaan kebhinekaan yang inklusif di Makassar.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Fathur Rahim, menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja kolektif dan komitmen pemerintah kota dalam menjalankan visi inklusivitas. "Pak Wali dan ibu Wawali berhasil menerjemahkan visi Makassar sebagai kota inklusif ke dalam program-program konkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga : Tak Perlu Bawa Uang Tunai, Bayar Tagihan Air Kini Cukup Pindai QRIS di Perumda Air Minum Makassar

Beberapa langkah strategis yang dilakukan Pemkot Makassar di antaranya adalah fasilitasi hari besar keagamaan, pemberian dana hibah bagi organisasi keagamaan, penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga penetapan 10 Kelurahan Sadar Kerukunan sebagai percontohan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua FKUB Kota Makassar, Prof. Arifuddin Ahmad, mengapresiasi sinergi antara kepemimpinan politik, birokrasi, dan elemen sosial masyarakat. "Capaian ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang terbangun selama ini semakin kuat," ungkap Prof. Arifuddin. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer