PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Tepat empat pekan sejak program Ojol Day' dicanangkan oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Program ini, menurut Danny, sapaan akrabnya, diharapkan mampu menekan laju inflasi dan menghemat penggunaan BBM.
District Head Gojek Sulawesi Adwin Pratama Anas menyambut baik program yang diinisiasi oleh pemerintah Kota Makassar dengan menetapkan Hari Transportasi Publik di setiap hari Selasa.
"Inisiatif ini tentunya dapat membantu pendapatan mitra driver yang juga turut terdampak dengan kenaikan harga BBM saat ini, ini akan menjadi kabar baik dan apresiasi kepada mitra driver Gojek yang selama ini telah banyak berperan sebagai urat nadi logistik dan mobilitas masyarakat di kota Makassar” ujar Anas.
Baca Juga : Stok BBM SPBU Swasta Mulai Langka, Operasional Shell di Bekasi Lumpuh Total
Namun, menyoal tentang efektifnya program ini dari sisi driver yang menjadi objek utama dari program ini, ternyata, terselip harapan mereka dari program Ojol Day bisa sedikit membawa angin segar di tengah perjuangan mereka menghadapi kenaikan BBM dan biaya potongan aplikasi.
Penghasilan Driver Tergerus
Sebutlah dari seorang Johan (55), seorang driver yang Portalmedia temui secara acak di tengah ramainya ojol di Kota Makassar.
Hari itu, Selasa (11/10/2022), jalan Boulevard Makassar cukup ramai pengendara. Mobil dan motor lalu lalang, saling berlawanan arah. Cuaca masih mendung. Hujan baru saja usai mengguyur Kota Daeng. Aroma tanah sehabis hujan juga masih tercium jelas.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Tekankan Peran Pemuda Jadi Motor Perubahan Saat Buka LK2 HMI
Di sepanjang jalan, terlihat beberapa pengendara motor yang masih berteduh. Pangkalan ojek online (Ojol) yang biasanya ramai di dekat mall Panakkukang juga terlihat sepi. Hanya ada beberapa orang yang menawarkan masker dan jas hujan kepada pengunjung mall.
Saat dihampiri portalmedia.id, Johan terlihat sibuk mengecek gawai yang sedari tadi berada di genggamannya. Ia menyambut penulis dengan senyum.
Driver yang mengenakan jaket hijau khas ojol bertuliskan Gojek itu adalah seorang ayah yang memfokuskan diri mencari nafkah untuk 3 orang anaknya lewat driver ojol. Dirinya yang menjadikan driver ojol sebagai pekerjaan utama.
Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
Ditanya mengenai penghasilan pascakenaikan BBM, Johan mengeluarkan keluhnya.
"Iye', lagi kurang sekali ini pendapatan pas musin hujan belah. Apalagi kalau pemesan titik jemputnya jauh. Biasa ka pikir-pikir kalau mau jemput. Karena biasa macet, belum lagi uang untuk isi bensinnya," ujar Johan, dengan dialek khas Makassar, sambil menyapu air hujan yang jatuh di pelipisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News