Saat ini kata Johan, ia sudah tak bisa menghitung penghasilan rata-ratanya setiap hari. "Karena kan hujan tidak menentu. Biasa tiba-tiba panas, sebentar hujan lagi. Kalau sebelumnya kan biasa ji kudapat lebih dari Rp 100 ribu per hari," terangnya.
Padahal kata Johan, selama 7 tahun ia berprofesi sebagai Ojek Online, ia selalu bisa menghitung pendapatannya.
"Kemarin-kemarin itu, biasa ka' dapat sekitar Rp 4 juta per bulan. Tapi ini, semenjak naik BBM, baru masuk lagi musim hujan, berkurang pendapatanku," terangnya.
Harapan dari Ojol Day
Baca Juga : Stok BBM SPBU Swasta Mulai Langka, Operasional Shell di Bekasi Lumpuh Total
Disinggung mengenai program Wali Kota Makassar, Ojol Day, Johan menyebutkan, di awal-awal Ia cukup terpengaruh dengan program tersebut, sehingga dia dan beberapa teman di Setiap Selasa sore, jam pulang kantor, mangkal di dekat-dekat kantor balai kota, berharap orderan dari pegawai Pemkot.
"Biasa saya mangkal didekat- dekat sana kalau hari Selasa. Tapi tidak ada ji juga efeknya. Tidak ada ji yang pesan dan sama ji kurasa dengan hari-hari yang lain, biar tidak ada ini program," katanya.
Fahmi: Ojol Day Tidak Merata untuk Driver
Terpisah, Fahmi Ferdiawan seorang driver Ojol Grab yang dijumpai sedang santai menunggu penumpang di jalan Landak Makassar, juga berbagi cerita tentang peliknya hidup akhir-akhir ini.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Tekankan Peran Pemuda Jadi Motor Perubahan Saat Buka LK2 HMI
Pria 37 tahun ini juga mengeluhkan pendapatannya lewat aplikasi saat musim penghujan. Dalam sehari katanya, pendapatan yang diterimanya tidak cukup Rp 100 ribu. Keluhannya semakin jelas saat ditanyai soal program 'Ojol Day'.
"Program ojol day tidak terlalu berpengaruh. Hampir sama ji dengan yang lain, malah jarang ji saya dapat pegawai yang pesan Ojol. Awal-awal ji waktu itu yang pak Dani ikut naik Ojol. Setelahnya tidakmi," pungkasnya.
Ia yang menjadikan driver Ojol sebagai pekerjaan utama berharap, agar program yang diusung pemerintah bisa lebih berdampak bagi driver. Sebab, program Ojol Day tidak akan terasa bagi semua driver.
Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
"Pasti tidak merata ini pemesanan. Apalagi kalau programnya setiap hari selasa ji," turutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News