PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR-- Pasca tragedi bentrokan antar warga hingga mengakibatkan satu orang tewas di Jalan Sinassara, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto sambangi rumah korban.
Kombes Pol Budhi Haryanto mengunjungi keluarga korban di rumah duka yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian pada Rabu (2/11/2022) malam.
Kedatangan Budhi guna menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya pria bernama Sul (19).
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025
"Kedatangan saya kesini, pengen tahu kejadiaan yang sebenarnya, meskipun sekarang pihak kepolisian sedang mendalami apa latar belakang peristiwa semalam," katanya kepada awak media.
Ia juga sangat menyayangkan terkait kejadian yang menimpa Sul dan berharap kejadian serupa tak terjadi lagi. Kata Budhi, pihaknya kini masih terus mendalami penyebab kematian korban.
"Sangat kita sayangkan bersama, tadi disampaikan yang mewakili keluarga korban bahwa ini diharapkan ini kejadian terakhir. Keluarga korban mempercayakan penyelidikan ini kita tangani," paparnya.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar
Ke depan, ia juga menghimbau masyarakat selalu bersatu padu terhadap ke aparat kepolisian, pemerintahan untuk sama-sama menjaga Kota Makassar dan tidak mudah termakan isu hoax.
"Ini yang kadang masyarakat masih mudah merespon isu yang tidak benar," ujarnya.
Terkait dengan isu bahwa korban mengalami luka tembak, Budhi menjelaskan, isu tersebut belum benar, karena masih dalam proses penyelidikan.
Baca Juga : Mangkir Dinas Enam Bulan, Polisi di Makassar Dipecat Tidak Hormat
"Nda ada (luka tembak). Jadi begini ya, Ini kan proses penyelidikan, namanya orang ribut berantem tengah malam tidak tau kita mungkin kena batu atau kena apa kita nda tahu. Masih dalam proses penyelidikan. Maka dari itu tolong teman teman wartawan bisa menjaga kondisi psikologi keluarga korban. Jadi sama-sama kita jaga. Yang jelas polisi masih melakukan penyelidikan," tandasnya.
Sementara itu, Ibu Korban, Dewi berharap agar kejadian serupa tak terjadi lagi dan cukup menimpa anaknya tersebut.
"Semoga kejadian tidak terulang lagi. Cukup sekarang saja terjadi, kami menghimbau seluruh masyarakat jangan ada kejadian lagi. Kami semua bersaudara, kami satu suku, untuk apa ada kejadian seperti ini. Kami puhak keluarga berterima kasih didampingi sama bapak, kami ihklas," harapnya.
Baca Juga : Tinjau Lokasi Perang Kelompok, Wali Koordinasi Polri dan TNI Cari Solusi
Ia juga tidak tahu persis kejadian tersebut. Ia hanya mengetahui anaknya meninggal di rumah sakit.
"Saya tidak tahu kejadiannya, taunya kami di rumah sakit sudah meninggal. Saya tidak tau kejadiannya bagaimana. Kami diinformasikan sudah meninggal almarhum, itu saja yang kami tahu dan setelah ada di rumah sakit," jelasnya.
Meskipun begitu, keluarga korban merasa tidak keberatan atas peristiwa mengenaskan tersebut.
Baca Juga : Polrestabes Makassar Gagalkan Peredaran 13,3 Kg Sabu
"Kami sekeluarga tidak keberatan atas kejadian ini. Apalagi kehadiran Pak Kapolres, Kapolsek, dan ramil, camat dan lurah kami menerima dengan ikhlas. Kami menganggap sudah selesai," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News