PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR -- Personel dari jajaran Unit VI Satuan Intelegen Keamanan (Intelkam) Polrestabes Makassar mengamankan puluhan pemuda yang terlibat aksi saling serang di kawasan Jalan Inspeksi Kanal Muh Tahir, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (25/2/2023) dini hari.
Total ada 25 pemuda yang disergap dengan berbagai barang bukti senjata tajam jenis anak panah busur. Mereka diamankan saat berupaya bersembunyi di rumah-rumah warga.
Ditangkapnya puluhan pelaku ini berawal dari personel Satintelkam melaksanakan patroli rutin dalam mengantisipasi kejahatan jalan maupun perang kelompok di sejumlah wilayah rawan.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar
Saat melintas di kawasan padat penduduk tersebut personel mendapati sejumlah pemuda yang bergerombol. Gerombolan tersebut langsung berhamburan setelah melihat petugas berbaju preman tersebut dari jauh.
Mencurigai gerak-gerik puluhan remaja itu, personel pun langsung melakukan penyisiran. Puluhan remaja itu berhasil dibekuk saat bersembunyi di rumah-rumah warga.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando K Sambolangi mengatakan, dari tangan para pemuda ini ditemukan ada beberapa barang bukti berupa 3 ketapel, 8 anak panah busur.
Baca Juga : Mangkir Dinas Enam Bulan, Polisi di Makassar Dipecat Tidak Hormat
"Memang kegiatan patroli ini rutin dilakukan sehingga ada didapati gerombolan pemuda, mereka ini diduga melakukan aksi penyerangan kelompok pemuda lain," ungkap Lando, Jumat siang.
Informasi para pemuda hendak melakukan aksi balas dendam lantaran salah satu pemuda tersebut telah dikeroyok oleh pemuda di wilayah tersebut.
"Menurut informasi pemuda ini bukan berasal dari lokasi tersebut bahkan mereka datang dari wilayah Limbung (Kabupaten Gowa)," ungkapnya.
Baca Juga : Polrestabes Makassar Gagalkan Peredaran 13,3 Kg Sabu
Bahkan di lokasi, beberapa orang tua pemuda yang diamankan sempat histeris melihat anaknya dibawa oleh petugas.
Puluhan pemuda itu pun langsung digiring menggunakan mobil patroli ke Mapolrestabes Makassar guna pemeriksaan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News