0%
Rabu, 15 Maret 2023 15:29

Bagian dari PKM, Komunikasi Unhas Beri Pelatihan Literasi Digital bagi Perempuan Difabel

Editor : Rasdiyanah
Kegiatan literasi digital yang digelar Departemen Komunikasi Unhas. Foto: dok
Kegiatan literasi digital yang digelar Departemen Komunikasi Unhas. Foto: dok

Departemen Komunikasi Unhas memberikan pelatihan literasi digital kepada 20 perempuan difabel.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR Sebanyak 20 perempuan difabel yang tergabung dalam Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Makassar mengikuti pelatihan literasi digital, pada hari Rabu (15/3/2023).

Pelatihan tersebut diinisiasi oleh Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui dukungan dana hibah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unhas.

“Kita berharap perempuan difabel di Kota Makassar bisa lebih berdaya dalam memanfaatkan kemajuan teknologi digital saat ini,” kata Ketua Panitia, Rahmatul Furqan, Rabu. 

Baca Juga : KALLA Mulai Implementasikan ESG Pilar Sosial, Terima 7 Peserta Magang Disabilitas

Pria yang juga merupakan Dosen Ilmu Komunikasi Unhas tersebut memaparkan, perempuan penyandang disabilitas seringkali menjadi kelompok yang terpinggirkan dan mendapatkan diskriminasi.

Ia menyebutkan, di satu sisi, kemajuan teknologi seharusnya memberikan peluang untuk meningkatkan partisipasi mereka sebagai warga negara yang dijamin hak serta kewajibannya oleh hukum.

"Namun, penguasaan teknologi dan literasi digital yang masih rendah justru semakin memperkuat diskriminasi dan bahkan menghadirkan berbagai tantangan dan ancaman bagi perempuan penyandang disabilitas," kata Furqan. 

Baca Juga : Pemkot Makassar Fasilitasi Pelatihan untuk 22 Difabel, 9 Perusahaan Siap Rekrut

“Perempuan sendiri masih kerap menjadi korban kejahatan di era digital ini, baik itu berupa kekerasan seksual secara online maupun penipuan. Mereka yang memiliki disabilitas memiliki kerentanan yang lebih tinggi,” kata Sartika Sari Wardanhi, Dosen Ilmu Komunikasi yang juga menjadi pemateri pada kegiatan tersebut.

Kegiatan pengabdian ini mengadopsi konsep training of trainer (TOT) alias pelatihan bagi fasilitator terkait literasi digital dasar untuk penyandang disabilitas.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membangun kapasitas individu anggota HWDI Makassar dengan latar belakang sosial ekonomi rendah yang selama ini terpinggirkan secara digital.Harapannya, peserta pelatihan kemudian bisa menjadi fasilitator untuk pelatihan serupa kepada penyandang disabilitas lainnya.

Baca Juga : Danny-FKUB Tekankan Pentingnya Toleransi dan Perlindungan Anak, Perempuan serta Disabilitas

Kegiatan pelatihan dilakukan selama dua hari dengan materi yang berkaitan dengan pengenalan perangkat digital dasar, penggunaan fitur aksesibilitas, pencegahan berita palsu dan kejahatan di media online. Metode pelatihan dilakukan melalui tiga pendekatan utama yakni, metode ceramah/tanya jawab, tutorial, dan demonstrasi.

Dosen Teknik Informatika Unhas Anugrayani Bustamin juga turut menjadi pemateri pada pelatihan tersebut. Kegiatan juga melibatkan perwakilan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unhas yakni, Gatra Dwi Indrawan dan Nabhilla Putri.

Ketua HWDI Makassar, Nia mengapresiasi inisiatif kegiatan tersebut, karena sangat dibutuhkan oleh anggotanya yang selama ini kerap menjadi korban penipuan di dunia maya dan korban peredaran berita palsu.

Baca Juga : Gadis Disabilitas di Makassar Diperkosa saat Jualan Ikan Keliling, Polisi Tangkap Pelaku

“Kami berharap kegiatan yang sangat positif ini bisa berkelanjutan. Kawan-kawan yang hari ini menjadi peserta, nantinya bisa menjadi fasilitator juga untuk anggota HWDI lainnya,” kata Nia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar