PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR - Ditengah gejolak perpolitikan yang kian memanas, Partai Buruh Sulsel justru menunjukkan empati dan kepedulian yang tinggi.
Berbeda dengan partai lainnya yang mengusung bacaleg dari latarbelakang keluarga berkelas, Partai Buruh Sulsel hadir dengan usungan caleg dari lingkup kelompok tani dan driver ojek online
Menurut Akhmad Rianto Ketua Partai Buruh Sulsel, ia memang sengaja meramu strategi politik yang berbeda dengan merangkul para petani dan driver ojek.
Baca Juga : Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Partai Buruh Siap Bangun Koalisi Non-Parlemen
"Karena dari petani, serikat petani Indonesia, dari nelayan ada Ojol kemudian dari perempuan. Ada juga dari profesional juga. Ada advokat banyak dari unsur-unsur begitu, juga ada mahasiswa,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.
Konsep politik yang dibangunnya itu, berhasil meloloskan 85 orang bacaleg yang tersebar di 11 dapil Sulsel.
"Dari seluruh caleg kita memang yang ada semuanya hampir sekitar 80 persen dari unsur buruh," bebernya.
Baca Juga : Tujuh Anggota Brimob Ditetapkan Langgar Etik dalam Kasus Tewasnya Driver Ojol Affan Kurniawan
Selanjutnya, ia menuturkan jika penjaringan bacaleg partai buruh juga cukup ketat. Sehingga ia optimis kader yang diserap oleh partai adalah yang berkualitas.
"Makanya kalau kami terpilih nantinya, ada rentetan program yang akan dilaksanakan termasuk membatalkan UU Ciptaker, menggolkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga hingga ihwal ketahanan pangan. Intinya regulasi yang dihasilkan partai buruh haruslah berpihak kepada rakyat," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News