0%
Minggu, 30 Juli 2023 10:10

Aksi Kekerasan Wadir RS Bahagia Terhadap Balita Tiga Tahun di Makassar Didalami Polisi

Penulis : Aldy
Editor : Rahma
Ilustrasi kekerasan terhadap anak/Int
Ilustrasi kekerasan terhadap anak/Int

MR merupakan pensiunan dokter yang kini telah menjabat sebagai wakil direktur (Wadirut) RSU Bahagia Makassar.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Aksi kekerasan yang dilakukan seorang pria berinisial MR terhadap balita tiga tahun yang terjadi di salah warung kopi (warkop) di Kota Makassar, masih didalami pihak kepolisian.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar Iptu Alim Bachri mengatakan, berdasarkan laporan yang dibuat ayah balita berinisial A itu, terlapor MR merupakan seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum (RSU) Bahagia Makassar.

"Terlapor itu inisial M kalau sesuai dengan di laporan polisi itu dokter. Korban umur tiga tahun orang tuanya yang melapor," jelas Alim dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (30/7/2023).

Baca Juga : Cekcok Soal Aliran Air Berujung Penganiayaan di Bone, Kakak Tikam Adik dengan Badik

Menurut Alim, korban mengalami luka di bagian bibir akibat terkena kursi warkop saat dipukul oleh terlapor MR."Saat jatuh wajah nya (korban) terkena kursi dan menyebabkan luka di bagian bibir," ucapnya.

Sementara, pihak RSU Bahagia Makassar juga angkat bicara ihwal laporan polisi dugaan aksi kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh oknum pejabatnya.

Konsultan Hukum RSU Bahagia Makassar Fakhruddin mengatakan bahwa terlapor MR merupakan pensiunan dokter yang kini telah menjabat sebagai wakil direktur (Wadirut) RSU Bahagia Makassar.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar

"Dia benar pak dokter MR ini wakil direktur di RSU Bahagia Makassar kurang lebih empat bulan. Pak MR ini tidak praktek beliau pensiunan dokter jabatannya di rumah sakit itu jabatan struktural," jelasnya.

Fakhruddin menegaskan bahwa aksi yang dilakukan MR saat itu tidak ada sama sekali hubungannya dengan jabatan yang diembannya.

"Saya memberikan keterangan dari RS bahwa benar oknum yang diduga pelaku penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang viral di adalah karyawan RSU Bahagia Makassar tapi tindakan itu pribadi, yang tidak ada hubungannya dengan jabatannya apalagi kejadian ini terjadi di luar lingkungan rumah sakit dan di luar jam dinas," tandasnya.

Baca Juga : Mangkir Dinas Enam Bulan, Polisi di Makassar Dipecat Tidak Hormat

Sebelumnya diberitakan, ayah balita yang dianiaya seorang pria lantaran emosi terganggu saat bermain catur akhirnya membuat laporan resmi ke polisi.

Laporan tersebut dilayangkan ayah korban bernama Agung (27) dengan bukti registrasi laporan STBL/1560/VII/2023/POLDA SULSEL/ RESTABES MKSR. Pada Jumat (28/7/2023) kemarin.

Agung menceritakan, berawal saat sang anak tidak sengaja menyentuh papan catur terlapor MR. Disitu, susunan papan catur MR pun terhambur hingga naik pitam dan spontan melayangkan tamparan ke arah kepala korban.

Baca Juga : Ditegur Buang Sampah Sembarangan, Pria di Gowa Tega Aniaya Tetangga

"Awalnya anak saya sentuh itu meja catur, langsung di tampar hingga ke lantai, pas jatuh saya minta maaf. Saya perbaiki catur, tapi ini bapak membentak terus, sembarang dia bilang segala macam," ucapnya.

Agung yang juga pemilik warkop tersebut mengaku bahwa MR memang pengunjung yang kerap datang di warkop miliknya. Menurutnya juga, MR ini bekerja sebagai pejabat di salah satu Rumah Sakit (RS) ternama di Kota Makassar, Sulsel.

"Dia (MR) pengunjung sering main kesini. Iya pegawai rumah sakit, di Jalan Minasaupa, (RS Bahagia)," bebernya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar