0%
Selasa, 07 November 2023 18:26

Transformasi Digital Bikin 'Melek' Pedagang Pasar di Makassar

Penulis : Gita Oktaviola
Editor : Gita Oktaviola
Pembeli saat melakukan transaksi menggunakan QRIS di Pasar Pa'baeng-baeng Makassar. (Foto: Gita/Portalmedia.id)
Pembeli saat melakukan transaksi menggunakan QRIS di Pasar Pa'baeng-baeng Makassar. (Foto: Gita/Portalmedia.id)

Siang itu, cuaca sangat panas, terik mentari seakan menyapu ubun-ubun. Suasana pasar tidak begitu ramai. Di depan kios Syawal, sayur mayur diatur rapih.

Maka dari itu, mereka berharap, sosialisasi QRIS bisa lebih digaungkan sehingga kelancaran sistem pembayaran digital dapat terjaga. Pedagang juga bisa menggunakan transaksi digital untuk membeli kebutuhan rumah tangga di pasar dengan cara yang aman dan nyaman. "Supaya kami juga sudah tidak kewalahan harus menghitung uang pembeli. Tinggal cek rekening, bisa dilihat jumlah uang masuk dan uang keluar. Semakin efektif simpan uang," tutup Sul.

Transformasi Digital dan Sosialisasi Pembayaran Non Tunai

Untuk memaksimalkan transformasi digital lewat penerapan sistem pembayaran di pasar tradisional, pemerintah memang perlu memperkaya edukasi untuk pedagang pasar. Ini dilakukan agar upaya menggalakkan program digital tidak dinilai sebatas wacana.

Baca Juga : Produktivitas Fantastis, BI Panen Perdana Padi Gamagora 7 di Maros

Setelah ditemui, Direktur Bidang Keuangan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Makassar Syamsul Bahri mengakui jika saat ini, penerapan sistem pembayaran digital untuk pedagang pasar tradisional secara keseluruhan belum maksimal. Namun, sebagian sudah mulai teredukasi. Pelan-pelan kestabilan dan kelancaran transaksi akan semakin digaungkan.

"Kedepannya, agar proses transaksi lewat QRIS bisa lebih maksimal, kita akan membuat kartu tapcash yang menggunakan QRIS. Sehingga memudahkan pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi. Jadi, bisa saja nantinya anggota keluarganya seperti anak mereka yang mengisi saldo kartu QRIS. Jadi, kalau ke pasar, pembeli tinggal menempelkan kartu tersebut ke alat yang disediakan. Saldonya akan terpotong otomatis," jelasnya dalam logat Makassar.

Hingga kini, pengguna yang terdaftar QRIS di pasar tradisional sebanyak 6 pasar dari 18 pasar tradisional di Makassar, yakni pasar Pa'baeng-baeng Barat, Pa'baeng-baeng Timur, Maricaya, Terong, Kampung Baru dan Daya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer